Nunung Noor El Niel

nunungNunung Noor El Niel adalah nama pena dari Noor El Niel, lahir di Jakarta 26 September.

Terlahir dari ayah jawa dari kota Surakarta dan ibu Ambon. Masa kecil di kota Surakarta (Solo), lalu kemudian pindah ke Bogor dan menempuh pendidikan TK hingga tamat SMA.

Sejak sekolah suka menulis, menyanyi dan baca puisi, dan sesekali mengikuti drama yang diadakan di sekolah.

Saat ini Nunung menetap di Bali, bekerja di sebuah Travel Agent.

Di sela-sela kesibukan bekerja dan sebagai ibu rumah tangga, Nunung juga mengikuti kegiatan seni dan tergabung di beberapa komunitas sastra di antaranya: JKP (Jatijagat Kampung Puisi Bali),  serta DSJ (Dapur Sastra Jakarta).

Sampai saat ini Nunung sudah memiliki empat buku antologi puisi tunggal, yaitu: SOLITUDE (2012), PEREMPUAN GERHANA (2013), KISAS (2014), PEREMPUAN DARI TUJUH MUSIM (2016), semuanya diterbitkan oleh Teras Budaya Jakarta.

Karya puisi Nunung juga diterbitkan dalam beberapa antologi puisi bersama, yaitu: Pinangan, Metamorfosis, Cemara Cinta, Habis Gelap Terbitlah Sajak, Kidung Rindu Pelangi Sukma, Antologi Indopos – Bersepeda ke Bulan, Nun, Nyanyian Para Pencinta, Memo Anti Kekerasan Terhadap Anak, Memo Anti Terorisme, Puisi Menolak Korupsi 5, Antologi Klungkung Bali, Puisi Kartini, Sakarepmu, Palagan Aastra, sertra Puisi Penyair Kopi Dunia.

Nunung diundang sebagai salah satu sastrawan Indonesia untuk mengikuti Musyawarah Nasional Sastrawan Indonesia II tanggal 18-20 Juli 2017 di Jakarta.

Puisi Nunung Noor El Niel juga dimuat di media, antara lain, Jawa Post, Media Indonesia, PR Bandung, Analisa Medan, Bali Post, Solo Post, Sumut Pos.

Saat ini menjadi salah satu admin di Dapur Sastra Jakarta

“kau adalah puisi dan aku yang menuliskannya… “

Email : nunungnoore@gmail.com