Soetan Radjo Pamoentjak

soetanSiapa bilang seorang pedagang tidak bisa menjadi seorang penulis yang berprestasi. Itulah sosok Soetan Radjo Pamoemntjak.

Soetan Radjo Pamoentjak adalah nama pena dari Irman Adnan yang lahir di Batusangkar, Sumatera Barat, 18 Oktober 1970.

Soetan belajar menulis secara otodidak. Layaknya sebagai orang Minangkabau atau Sumatera Barat yang berjiwa perantau, membuat Soetan berpindah-pindah tempat tinggal. Sejak tahun 2002 menjadi warga kota Bukittinggi dengan aktivitas sehari-hari sebagai pedagang.

Pada tahun 2015, manuskrip puisinya Malagi  masuk sebagai nominator pada Siwa Nataraja Award 2015.

Pencapaian fenomenal Soetan terjadi pada tahun 2016. Novelnya Harimau Betina membawanya terpilih sebagai salah satu Indonesian Emerging Writer pada Ubud Writers and Readers Festival 2016 di Ubud, Bali, setelah menyisihkan lebih dari 800 penulis lainnya dari seluruh Indonesia.

Soetan telah menerbitkan beberapa buku secara indie dan ikut bergabung dalam antologi puisi, cerpen bersama penulis dalam dan luar negeri.

Sebagai penulis yang berangkat dari Kaba atau sastra lisan Melayu Minangkabau Sumatera  Barat, maka Soetan pun ikut mempopulerkan genre puisi Kaba.

Saat ini Soetan adalah wakil ketua grup Sarunai, sebuah komunitas yang bergerak di tujuh bidang seni dan sastra di Bukittinggi, Sumatra Barat.

2 pemikiran pada “Soetan Radjo Pamoentjak

Komentar ditutup.