Percakapan

(Emi Suy)

/1/
Percakapan sunyi yang futuristik mengendap di dadaku, tentang warna ingatan pada selembar kertas yang belum kutulisi puisi.

/2/
Sebab engkau adalah puisi tak pernah selesai. Ada yang menjelma tungku dengan api sunyi. Cahaya redup jantung berdegup, senja memudar kenangan kutawar, malam beranjak sunyi berarak, kaki berpijak jejak tak retak.

/3/
Dari sumur matamu, aku menimba risau yang kutuang ke dadaku. Dari hatimu yang telaga bayanganku berkaca, menyibak hening meminang awan hitam meminjam jarum hujan untuk memintal harapan.

Jkt, April 2018