Di Bibir Hawa

(Nunung Noor El Niel)

adam telah mencabik tanggal dan waktu
sejak menghembuskan tulang hawa
ada selalu ruang tersembunyi dalam kamar
di mana hawa dari bibir yang merekahkan buah kuldi

membisikkan rumah keabadian di bumi
di mana rumah kenangan itu kita bangun
menjadi taman yang lain dari surga yang lain
dan melahirkan harapan demi harapan
sampai pada akhir zaman

(Denpasar 13 04 2018)