Belahan Jiwa

(Eka Dessa Fitri)

Aku berjaga di perbatasan
Siaga merentang jaring
Akan ada atau pun tidak jatuhmu
Bukan masalah
Sebab
Langit kita hanya satu
Bumi kita pun hanya satu

Aku mencengkram sekuat daya
Berjibaku menelan tiap-tiap detik
Api kemudian bara
Bara kemudian api
Lagi dan lagi

Namun
Di sela-sela jemariku
Masih juga terasa sekelumit bebal yang mencuat
“Untuk apakah?”

Engkau merupa pendulum
Penjejak langkah agar tak hampa

“Jangan pergi!”

Biarkan kusesap lagi dan lagi
Agar fasih aku memainkan peran
Bagi kelak, bila akhir kita sampai

“La haula wala kuata illahbillah”

#PAA
#Palu170118