Kebun-Kebun Brutus

(Conie Sema)

setelah menggambarkan gerakan peristiwa masa lalunya, lelaki itu mengungsi ke Kreta. sebuah pulau tanpa cinta. di sana melahirkan jutaan Brutus. bermetamorfosis menjadi mesin produksi. berbiak pada bentang alam yang dikuasai dan ditanami jutaan pohon Brutus.

100 tahun setelah itu, aku bertemu kekasih Julius Caesar. kami menikah. menulis ulang surat-surat cinta Shakespeare. tragedi senyap negeri yang jauh. mungkin bangsaku atau bangsamu. ingatan buram. memori luka. para pengkhianat yang diberi kepercayaan. pemilik kebun yang mengatur kekuasaan. Et tu, Brute! dan kamu, Brutus, tunjukku.
malam berlalu pada siang dan waktu selalu tak terkalahkan. kami kembali dipaksa berdamai dengan kecewa dan sakit hati. memeluk kayu-kayu rimba dan kebun-kebun yang telah menaklukkan mimpi kami. et tu, Brute!

Kemiling, Mei 2018